************************************************

Skripsi Administrasi Bisnis
Skripsi Administrasi Negara  
Skripsi Administrasi Niaga
Skripsi Administrasi Pertanahan
Skripsi Administrasi Publik 
Skripsi Agama Islam
Skripsi Akuntansi
Skripsi Aqidah Filsafat
Skripsi Bahasa Inggris
 Skripsi Bahasa Sastra Inggris
 Skripsi Biologi
Skripsi Desain dan Komunikasi Visual
Skripsi Ekonomi  
Skripsi Ekonomi Islam
  Skripsi Ekonomi Manajemen
 Skripsi Ekonomi Pembangunan
Skripsi Elektro
Skripsi Farmasi  
Skripsi Fisika
Skripsi Geo Teknik
Skripsi Pendidikan Agama Islam  
Skripsi Pendidikan Bahasa Arab
Skripsi Pendidikan Bahasa Indonesia
Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris
Skripsi Pendidikan Biologi  
Skripsi Pendidikan Ekonomi
Skripsi Pendidikan Elektro 
Skripsi Pendidikan Kimia
 Skripsi Pendidikan Matematika
Skripsi Pendidikan Olahraga
Skripsi Perbankan
Skripsi Perbankan Syariah
Skripsi Perkapalan
Skripsi Pertambangan
Skripsi PPKN
Skripsi PGKSD PGSD PGMI
Skripsi Teknik Mesin 
Skripsi Teknik Metalurgi
Skripsi Teknik Pertanian
Skripsi Hukum
Skripsi Hukum Perdata
Skripsi Hukum Pidana
Skripsi Hukum Tata Negara
Skripsi Ilmu Hukum
Skripsi Ilmu Keperawatan
Skripsi Ilmu Komunikasi
Skripsi Ilmu Komputer
 Skripsi Informatika
Skripsi Kedokteran 
Skripsi Kehutanan
 Skripsi Keperawatan
Skripsi Kesehatan Masyarakat
  Skripsi Kimia
Skripsi Komputer
Skripsi Komunikasi 
Skripsi Manajemen
Skripsi Manajemen Ekonomi
Skripsi Manajemen Keuangan
Skripsi Manajemen Pemasaran
Skripsi Manajemen SDM
Skripsi Matematika
 Skripsi Olahraga  
Skripsi Psikologi
 Skripsi Sains Kebumian 
Skripsi Sejarah
 Skripsi Sistem Informasi
Skripsi Statistika
Skripsi Sosiologi 
Skripsi Syariah 
Skripsi Tafsir Hadist
  Skripsi Tarbiyah
 Skripsi Tata Negara
Skripsi Tata Boga Tata Busana  
Skripsi Teknik Elektro
Skripsi Teknik Industri
Skripsi Teknik Informatika
Skripsi Teknik Komputer 
Skripsi Teknik Sipil
dan masih banyak lagi yang lainnya....

semua kami rangkum dalam 3 kepingan dvd berkualitas dan jumlah total sementara skripsinya mencapai lebih dari 4.900 buah skripsi (^_^)

========================================================

*koleksi sementara?
Untuk koleksi sementara kami ada sekitar 4.900 lebih. Lho kok sementara? karena begitu kami memperoleh skripsi yang baru dan fresh maka kami akan menambahkannya kedalam koleksi kami sehingga"koleksi skripsi kami akan mengalami penambahan jumlah tanpa pemberitahuan sebelumnya".

==========================================================

BONUS SOFTWARE

**BONUS RAHASIA**

 Ebook rahasia

 kok rahasia? ya karena ebook ini berisi ebook berbahasa indonesia yang tidak beredar luas di internet. Nilai nominal dari ebook ini lebih dari 1juta lho. Tapi di paket koleksi skripsimu akan kami berikan secara gratis..

>> So kami harap jangan disebar luaskan isinya ya <<



========================================================
Pesan sekarang juga! 
 HARGA SEMUANYA hanya 

SUDAH TERMASUK ONGKIR

========================================================






Ayo order sekarang juga sebelum harganya kami naikkan karena skripsinya akan terus bertambah jumlahnya, jadi wajar dong kalo kami menaikkan harganya.

*******************************************************
>>>>> CARA PEMBELIAN <<<<<
*******************************************************

Hanya dengan tiga langkah mudah di bawah ini

Pembelian cepat melalui sms :

1. Sms ke nomor  
0856-5816-8316 / 0823-6613-0680
bbm : 518EC16D


Contoh sms :

"pesan skripsi segala jurusan, Dessy Jl. kebon duren No.18 Lampung + kodepos"


Saya akan membalas sms serta mencatat nama dan alamat anda, infokan nama dan alamat selengkap-lengkapnya


2. Lakukanlah pembayaran ke salah satu rekening saya:
Bank Mandiri
900-00-0868734-6

An DEFRI WICAKSONO S.SI




Bank BRI
2224-01-000296-53-6

An DEFRI WICAKSONO S.SI


3. Setelah transfer, segera infokan kembali dengan sms

Contoh sms :

"Sudah transfer An.Dessy, 120 rb, cepetan dikirim ya skripsinya"


Setelah transfer maka skripsi akan saya kirimkan ke alamat sobat, jadi tinggal nunggu kurir kiriman datang ke rumah saja. Saya menggunakan jasa pengiriman TIKI, POS, dan JNE. No resi juga akan saya kirimkan supaya sobat bisa menunggu dengan tenang dan damai, hehe..


 >>> GARANSI !! <<<
DVD koleksi skripsi ini kami garansi dari kerusakan fisik maupun error. ya walau pun sudah diburn dengan kualitas yang terbaik namun bisa saja terjadi eror/data tidak terbaca atau bahkan kerusakan dalam proses pengiriman. So.. tidak usah khawatir akan data error/rusak karena kami akan kirim dvd yang baru dan tetap gratis ongkos kirim.

### PENUTUP ###
"kami pedagang muslim yang jujur dan mencari rezeki secara halal. Siapapun yang telah transfer maka demi Allah dvd koleksi skripsi segala jurusan ini akan kami kirimkan dan garansi juga akan kami jamin kepastiannya ^_^ "


 * sebahagian bukti pengiriman yang telah kami lakukan

 

 Maaf, kami tidak mempublikasikan testimoni dari pelanggan kami karena kami merahasiakan identitas mereka. Tapi kami yakinkan bahwa siapapun yang telah transfer maka DEMI ALLAH dvd koleksi skripsimu akan kami kirimkan.


SEMOGA SKRIPSI ANDA SUKSES DENGAN NILAI MAKSIMAL
Aamiin..

PERHATIAN !!
1. KENAPA TIDAK ADA TESTIMONI PEMBELI ??
Saya menjaga kerahasiaan privasi dari customer saya
2. APAKAH DVD SKRIPSINYA BENERAN DIKIRIM SETELAH TRASNFER ??
Demi Allah dvd skripsi akan saya kirim setelah sobat transfer dan resi pengiriman akan saya sms kan ke no sobat
3. GARANSI DVD SKRIPSINYA BENERAN ??
Beneran DVD skripsinya saya garansi, saya janji!
KENAPA HAL INI DIBUAT??
Saya mencari rezeki secara halal dan berusaha meyakinkan pembeli bahwa saya pedagang yang jujur ditengah persaingan dunia online yang sedikit kurang sehat
KUNJUNGI BLOG UTAMA KAMI WWW.KOLEKSI-SKRIPSIMU.BLOGSPOT.COM
Tampilkan postingan dengan label Contoh Skripsi Ekonomi Manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Contoh Skripsi Ekonomi Manajemen. Tampilkan semua postingan

Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran Judul Skripsi FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH TERHADAP BANK PERKREDITAN RAKYAT BALI MAJUJAYA MANDIRI TULANGAN SIDOARJO

Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran Judul Skripsi FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH TERHADAP BANK PERKREDITAN RAKYAT BALI MAJUJAYA MANDIRI TULANGAN SIDOARJO

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Bank Perkreditan Rakyat yang biasa disingkat dengan BPR adalah salah satu jenis bank yang dikenal melayani golongan pengusaha mikro, kecil dan menengah dengan lokasi yang pada umumnya dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan.
BPR sudah ada sejak jaman sebelum kemerdekaan yang dikenal dengan sebutan Lumbung Desa, Bank Desa, Bank Tani dan Bank Dagang Desa atau Bank Pasar. Sedangkan fungsi BPR tidak hanya sekedar menyalurkan kredit kepada para pengusaha mikro, kecil dan menengah, tetapi juga menerima simpanan dari masyarakat. Dalam penyaluran kredit kepada masyarakat menggunakan prinsip 3T, yaitu Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Sasaran, karena proses kreditnya yang relatif cepat, persyaratan lebih sederhana, dan sangat mengerti akan kebutuhan nasabah.

Dalam perkembangannya melalui peraturan Bank Indonesia, BPR diberi kesempatan untuk mempercepat pengembangan jaringan kantor dengan membuka Kantor Cabang dan Kantor Kas, sehingga ini akan semakin memperluas jangkauan BPR dalam menyediakan layanan keuangan kepada para pengusaha mikro, kecil dan menengah. Seperti halnya yang dilakukan oleh PT.
BPR Bali Majujaya Mandiri yang bertempat di Jl. Raya Kepadangan No. 53 Tulangan, Sidoarjo yang terus menerus berupaya melakukan strategi penetrasi pasar dan memperluas jangkauan BPR dalam menyediakan layanan keuangan untuk membantu peningkatan kesejahteraan dan perekonomian para pengusaha mikro, kecil dan menengah. Hal itu terbukti, dengan diresmikannya keberadaan Kantor Kas yang berada di Jl. Raya A. Yani No. 30 Karangnongko Pekarungan
Sukodono Sidoarjo pada bulan Agustus 2007. "Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran" 

Pendirian Kantor Kas tersebut terealisasi setelah melalui beberapa tahapan- tahapan atau langkah-langkah manajemen seperti menurut Sciffman and Kanuk dalam Amirullah (2002:32), mengungkapkan bahwa “ The decision making process can be viewed as three distinct but interlocking stages: the input stage, the process stage, and the output stage. ” Proses pengambilan keputusan konsumen dapat dipandang sebagai bentuk tiga bagian yang berbeda-beda, akan tetapi masing-masing bagian saling terkait. Pada bagian input (external factor), faktor perilaku dapat dibagi
menjadi dua, yaitu a) usaha-usaha pemasaran perusahaan jasa, yang terdiri dari ; product, price, promotion, place, people, physical evidence, dan process b) lingkungan sosial budaya, terdiri dari keluarga, sumber informal, sumber non-komersial lain, klas sosial, budaya dan sub-budaya. Bagian proses (consumer decision making), perilaku konsumen dipengaruhi oleh faktor psychological field, yaitu; motivasi, persepsi, pembelajaran, kepribadian dan sikap. Sedangkan pada bagian akhir atau
output perilaku konsumen telah terbentuk.

"Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran Judul Skripsi FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH TERHADAP BANK PERKREDITAN RAKYAT BALI MAJUJAYA MANDIRI TULANGAN SIDOARJO"

Upaya-upaya yang dilakukan oleh BPR Bali Majujaya Mandiri tersebut dalam rangka meningkatkan layanan keuangan dan memperluas jangkauannya didukung oleh adanya Program Edukasi Masyarakat yang dikembangkan Bank Indonesia dalam rangka implementasi Arsitektur Perbankan Indonesia yang dikenal dengan gerakan “Ayo ke Bank” yang memposisikan Bank sebagai Sahabat Konsumen. Program ini selain untuk mengenalkan produk perbankan
(Bank Umum dan BPR), juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap bank. Mengingat kepercayaan masyarakat merupakan modal pokok dari kegiatan usaha bank, sementara dilain pihak bahwa bank merupakan urat nadi bagi kelancaran kegiatan perekonomian melalui fungsinya sebagai intermediary service. Sebagaimana telah banyak kasus maupun peristiwa, semisal seorang manajer sebuah BPR di Jawa Barat membawa lari uang nasabah atau hal yang sama terjadi di Lumajang, Jawa Timur, manajer sebuah bank muamalah membawa kabur uang nasabah maupun karena akibat banyaknya bank yang merjer karena likuidasi, yangmana hal tersebut juga pernah dialami oleh pemegang saham terbesar PT. BPR Bali Majujaya Mandiri yaitu Bank Bali yang
kemudian merjer menjadi Permata Bank.

Selengkapnya terkait Contoh Skripsi Manajemen Pemasaran Judul Skripsi FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT NASABAH TERHADAP BANK PERKREDITAN RAKYAT BALI MAJUJAYA MANDIRI TULANGAN SIDOARJO Dari Mulai BAB 1 Hingga BAB 5 Penutup termasuk daftar pustaka silahkan miliki disini

CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI KOMUNIKASI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN DANA TALANGAN HAJI PADA BANK briCABANG MALANG

CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI KOMUNIKASI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN DANA TALANGAN HAJI PADA BANK briCABANG MALANG

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Di era globalisasi informasi saat ini, keberadaan informasi menjadi penting, bahkan diakui bahwa informasi bisa dijadikan komoditi yang turut diperhitungkan dalam penentuan kebijakan dan dasar bisnis ekonomi yang dilakukan manusia, baik secara sengaja atau tidak (Prisgunanto, 2006 : 1). Akibat pertumbuhan informasi yang semakin cepat hingga menyebabkan dunia mengalami perubahan. Pesatnya perkembangan teknologi, khususnya teknologi informasi menjadi salah
satu faktor dominan yang menyebabkan perubahan dalam lingkungan bisnis dan pemasaran. Akibatnya, kondisi pasar menjadi sangat kompetitif dan pola perilaku konsumen yang semakin segmented (Estaswara, 2008 : 154).
Peradaban bisnis sekarang ini telah memasuki era komunikasi. Dengan masuknya era televisi di Indonesia yang dimulai pada awal dekade tahun 1990-an hal ini menandakan dimulainya hubungan antara industri periklanan dan stasiun televisi. Faktanya, pada tahun 2007 angka belanja iklan nasional di media televisi mencapai Rp 23 triliun atau sekitar 66% dari total belanja media dan mengalami kenaikan sekitar 17 % dari tahun sebelumnya (Estaswara, 2008 : 137).
Kehadiran media cetak dan elektronik tidak saja memunculkan sikap serius dari pengusaha, tetapi juga memaksa mereka untuk memperbaiki kualitas produk, barang, dan jasa. Pengusaha tidak hanya menerapkan strategi positioning sebuah produk di pasar melalui penetapan standarisasi mutu dan kualitas pelayanan, tetapi juga berusaha mempertahankan brand position di benak konsumen melalui pemantapan strategi promosi.
Menurut Dance (Estaswara, 2008 : 236), komunikasi pada hakikatnya lebih sekedar informasi. Komunikasi adalah persoalan pemaknaan, persoalan pertukaran simbol, persoalan interaksi dan
persoalan penyampaian. Dan menurut Shimp (Estaswara, 2008 : 11), pemasaran era ini adalah komunikasi dan komunikasi adalah pemasaran, dimana keduanya tidak pernah dipisahkan.
Komunikasi pemasaran (Kennedy dan Dermawan, 2006 : 4), merupakan kegiatan komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan pesan pada konsumen dengan menggunakan berbagai media, dengan harapan agar komunikasi dapat menghasilkan tiga perubahan pengetahuan, sikap, dan tindakan yang dikehendaki.
Komunikasi pemasaran adalah aspek penting dalam keseluruhan misi pemasaran serta penentu suksesnya pemasaran. Karena dengan melakukan komunikasi maka perusahaan melakukan proses edukasi terhadap pasar dengan produknya. Hal ini dapat dibuktikan dengan laporan hasil riset The Nielsen Company Indonesia memaparkan bahwa sepanjang tahun 2008 total belanja iklan nasional di tiga media utama (TV, Koran, Majalah/Tabloid) sebesar Rp 41,7 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 19% dari tahun lalu. Sedangkan untuk kategori kelompok industri, terutama perbankan dan keuangan, belanja iklan mencapai Rp 1,10 triliun atau mengalami peningkat sebesar 7 % bila dibandingkan pada tahun 2007 yang hanya mencapai Rp 1,03 triliun (Majalah Marketing, 2009 hal :16 - 17). Hal ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Wisnu Wardana (2007) yang meneliti tentang pengaruh promotion mix terhadap peningkatan jumlah nasabah bank, dari hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa biaya iklan, sales promotion dan personal selling secara bersama-sama mempengaruhi peningkatan jumlah nasabah. Hal ini menandakan semakin banyak kita memanfaatkan sarana komunikasi pemasaran yang ada, maka akan dapat mempengaruhi
konsumen dalam melakukan pembelian...................

"CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI KOMUNIKASI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN DANA TALANGAN HAJI PADA BANK briCABANG MALANG"


Dari hasil perbandingan jumlah nasabah pengguna produk tersebut dapat dijadikan sebagai ukuran respon positif masyarakat terhadap kehadiran produk pembiayaan dana talangan haji. Produk
khusus ini diciptakan untuk memenuhi keinginan nasabah yang ingin menunaikan ibadah haji namun memiliki kesulitan dana pada saat jatuh tempo pendaftaran haji. Dengan menggunakan produk ini, para nasabah secara langsung terdaftar sebagai calon jamaah haji di Departemen
Agama. Berdasarkan latar belakang diatas, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul skripsi “KOMUNIKASI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN DANA TALANGAN HAJI PADA BANK briCABANG MALANG”.

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti mengangkat masalah tentang: Bagaimana Bank briCabang Malang membangun komunikasi pemasaran pada produk pembiayaan dana talangan haji?
C. TUJUAN MASALAH
Berdasarkan rumusan masalah penelitian diatas, maka tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui bagaimana Bank bricabang Malang membangun komunikasi pemasaran pada produk pembiayaan dana talangan haji.

Selengkapnya terkait CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI KOMUNIKASI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN DANA TALANGAN HAJI PADA BANK briCABANG MALANG Dari mulai BAB 1 Hingga bab 5 Penutup termasuk daftar pustaka silahkan miliki di sini

Contoh Skripsi Manajemen Keuangan Judul ANALISIS VARIABEL – VARIABEL YANG BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT HARGA SAHAM PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2004 - 2008

Kembali lagi saya memposting Contoh Skripsi Manajemen Keuangan Judul ANALISIS VARIABEL – VARIABEL YANG BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT HARGA SAHAM PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2004 - 2008

BAB I
PENDAHULUAN

1.      1.  Latar Belakang
Dewasa ini telah berkembang dengan pesat suatu kondisi sistem perekenomian di Indonesia yang telah banyak diterapkan diberbagai sektor yaitu sistem ekonomi Islam. Pada dasarnya, sebagai negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, sudah menjadi kewajiban bagi Umat Islam Indonesia untuk menerapkan ekonomi syariah sebagai bukti ketaatan dan ketundukan masyarakat pada Allah SWT dan Rasul-Nya. Di Indonesia ekonomi syariah mulai dikenal sejak berdirinya Bank Muamalat Indonesia pada tahun 1991. Selanjutnya ekonomi berbasis syariah di Indonesia ini mulai menunjukan perkembangan yang menggembirakan, terbukti hingga kini penerapan hukum syariah bukan hanya terbatas pada bank-bank saja, tapi sudah menjalar ke bisnis asuransi, bisnis multilevel marketing, koperasi bahkan ke pasar modal.
Para investor muslim kini juga tidak perlu susah-susah lagi untuk menanamkan modalnya pada suatu jenis usaha, karena Bursa Efek Indonesia sudah memiliki Jakarta Islamic Indexyang memuat indeks saham yang masuk kategori halal. Saham-saham yang masuk kriteria JII adalah saham-saham yang operasionalnya bukan dari riba, permodalan perusahaan bukan juga dari mayoritas utang. Jadi bisa kita katakan bahwa saham-saham yang tergabung dalam JII ini adalah saham-saham yang


pengelolaan dan manajemennya terbilang sudah transparan dan sudah memenuhi prinsip corporate governance. Karenanya jangan heran kalau sepanjang keberadaannya saham-saham syariah yang tergabung dalam JII adalah saham yang memberikan keuntungan cukup atraktif.
Kinerja JII secara historis lebih baik dibadingkan dengan IHSG maupun LQ45 sehingga menawarkan returnyang lebih tinggi. Ini merupakan alternatif dari reksadana saham yang kini menjadi primadona. (www.bi.go.id) Ketiga puluh jenis saham pada JII merupakan saham terseleksi yang mempunyai fundamental baik, dalam arti kinerja keuangan perusahaannya masuk dalam kategori baik. Hal ini memberikan indikasi bahwa JII merupakan sasaran investasi yang baik bagi perusahaan yang berbasis syariah. (www.suaramerdeka.com)
Sektor pertambangan bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif tempat investasi yang perlu dipertimbangkan, investasi pada sektor ini memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan yang maximal karena memegang kendali dalam sektor perekonomian, seperti bahan bakar minyak yang merupakan kebutuhan pokok.
Sebelum tahun 2005 saham perusahaan pertambangan bukanlah komoditas yang menarik di lantai bursa. Maklum, para pemain saham cenderung mengincar untung besar dalam jangka pendek dengan risiko yang minim. Sedangkan pertambangan merupakan investasi besar jangka panjang yang berisiko besar. Seiring melonjaknya harga komoditas pertambangan, saham perusahaan tambang yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menjadi primadona. Sepanjang tahun 2006 – 2007, saham perusahaan pertambangan utama yang terdaftar di BEI, yakni PT Aneka Tambang, Tbk. (ANTM), PT Bumi Resource, Tbk. (BUMI), PT Bukit Asam, Tbk. (PTBA), dan PT International Nickel Indonesia, Tbk. (INCO) menunjukkan kapitalisasi pasar yang pesat. (www.majalahtambang.com)

Pada tahun 2007 saham pertambangan jadi favorit investor sehubungan dengan naiknya sejumlah komoditas tambang. Indeks saham pun langsung melejit termasuk Jakarta Islamic Index (JII) dan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, perusahaan sektor pertambangan yang tergabung di JII yaitu  International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 2.400 menjadi Rp 44.900, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 400 menjadi Rp 9.600. (www.detikfinance.com). Menguatnya harga minyak mentah dunia juga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja sektor pertambangan khususnya tambang batu bara dimana harga batu bara sebagai bahan bakar subtitusi ikut terangkat. Penguatan harga batu bara dunia dan meningkatnya volume penjualan kuartal pertama 2008 karena tingginya permintaan dalam dan luar negeri, telah memberikan pengaruh positif terhadap kinerja perusahaan-perusahaan tambang batu bara, diantaranya perusahaan yang tergabung di JII seperti PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Bumi Resource, Tbk. yang mencatatkan peningkatan laba. (www.okezone.com)................

Keadaan seperti yang dijelaskan diatas, diilhami peneliti – peneliti terdahulu dalam melakukan penelitian, diantaranya Madichah (2005) melakukan penelitian tentang pengaruh EPS, DPS, FL terhadap harga saham perusahaan manufaktur di BEI periode 2000-2002. Hasil penelitan mengungkapkan bahwa EPS, DPS dan FL berpengaruh simultan terhadap harga saham. Secara parsial ada pengaruh antara EPS terhadap harga saham, sedangkan DPS dan FL tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap harga saham. Mohamad Abdul Azis (2005) melakukan penelitian tentang pengaruh Earnings Per Share (EPS) dan pertumbuhan penjualan terhadap perubahan harga saham pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel EPS berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan harga saham, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan harga saham. Denny (2008) melakukan penelitian tentang pengaruh Deviden Per Share dan Return On Equity terhadap harga saham (Studi pada lima perusahaan yang tergabung dalam sector pertambangan periode 2002-2007). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dividend Per Share dan Return On Equity pada lima perusahaan yang tergabung dalam sektor pertambangan periode 2002-2007 cenderung berfluktuasi. Perkembangan harga saham lima perusahaan yang tergabung dalam sektor pertambangan periode 2002-2007 cenderung meningkat. Secara parsial  dan simultan variabel Dividend Per Share dan Return On Equity memiliki hubungan positif dan signifikan dengan harga saham. Fatma Khotimatul Khusna (2009) melakukan penelitian tentang analisis pengaruh variabel fundamental terhadap harga saham perusahaan pertambangan (studi pada BEI). Hasil penelitian mengungkapkan variabel EPS mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap harga saham, untuk variabel ROA, ROE, PER, dan DPR tidak berpengaruh terhadap harga saham dan EPS yang berpengaruh paling dominan terhadap harga saham.
Dengan adanya variabel – variabel yang mempengaruhi harga saham seperti tersebut diatas, penelitian ini akan difokuskan pada pengaruh variabel EPS, PER, ROE, dan ROA terhadap harga saham perusahaan sector pertambangan yang tergabung di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2004-2008.
Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti tertarik untuk mengambil judul penelitian “Analisis Variabel – variabel yang Berpengaruh Terhadap Tingkat Harga Saham Perusahaan yang Tergabung di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2004– 2008”.

1.      2. Rumusan Masalah
Setelah mengetahui kondisi dewasa ini berkaitan dengan salah satu aspek yang ada di Bursa Efek Indonesia, maka rumusan masalah yang coba diajukan dalam penelitian ini adalah:
1.      Apakah EPS, PER, ROE, dan ROA secara bersama – sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung di JII?
2.      Apakah EPS, PER, ROE, dan ROA secara individu mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung di JII?
3.      Manakah dari variabel EPS, PER, ROE, dan ROA yang berpengaruh dominan terhadap harga saham pada perusahaan yang tergabung di JII?
Selengkapnya terkait Contoh Skripsi Manajemen Keuangan Judul ANALISIS VARIABEL – VARIABEL YANG BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT HARGA SAHAM PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PERIODE 2004 - 2008 Dari BAB I hingga BAB 5 Penutup Termasuk daftar pustaka dan lampiran, Silahkan Miliki di sini

CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KELUARGA PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI DI BLITAR

Kembali lagi kali ini saya akan posting CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KELUARGA PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI DI BLITAR


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (Contoh Skripsi Manajemen)
Pada saat seperti ini dimana era pasar bebas dikawasan ASEAN telah mulai diberlakukan mulai tahun 2002 menjadikan tidak ada batas antar Negara. Produk dari suatu Negara bebas masuk ke
suatu Negara lain tanpa adanya penghalang. Memerlukan kesiapan lebih untuk menyongsongnya. Produk disini tidak hanya barang tetapi termasuk didalamnya adalah jasa.
Menurut Schoell dan Gultinan akhir-akhir ini sektor jasa berkembang pesat, perkembangan tersebut disebabkan oleh adanya peningkatan pengaruh sektor jasa, waktu santai yang lebih banyak,
persentase wanita yang masuk dalam angkatan kerja semakin besar, tingkat harapan hidup semakin meningkat, adanya peningkatan kompleksitas kehidupan, serta perubahan teknologi yang berlangsung semakin cepat (Tjiptono, 1997:133).

Dewasa ini semakin diyakini bahwa kunci utama untuk memenangkan persaingan adalah memberikan nilai dan kepuasan kepada pelanggan melalui penyampaian produk dan jasa berkualitas
dengan harga bersaing (Tjiptono, 1997:24). Kualitas dari suatu jasa menurut Gronroos, et al. dalam Tjiptono (1997:13) ditentukan oleh 6 hal, yaitu Provessionalism and Skill, Attitudes and Behavior, Accessibility and Flexibility, Reliability and Trustworthiness, Recovery,Reputation and Credibility. Dan karena ke 6 di atas tidak ada kaitan oleh karena itu di punculkan variabelnya di dalam Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar ini 3 variabel yaitu Provessionalism and Skill, Accessibility and
Flexibility, Reputation and Credibility yang nantinya akan digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan jasa. Sehingga diharapkan manajemen perusahaan memperhatikan ketiga hal tersebut karena kepuasan dan ketidakpuasan pelanggan ditentukan ketiga hal tersebut.
Rumah sakit merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang jasa. Dengan semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, rumah sakit memiliki peluang untuk terus
melanjutkan usahanya dibidang jasa. Yang perlu diperhatikan dengan dikeluarkanya peraturan Menkes No 920/96 tentang upaya pelayanan kesehatan swasta dimana pemerintah membuka pintu selebar- lebarnya bagi pihak swasta baik yang berstatus yayasan dan PT untuk membangun rumah sakit, maka persaingan akan semakin ketat.

Diperlukan pelayanan yang memuaskan untuk para pasien. ang kita ketahui Rumah Sakit di Blitar semakin banyak yang bermunculan seperti rumah sakit Mardi Waluyo Blitar, Suhada Haji,
Budi Rahayu ini mengakibatkan persaingan yang ketat dibidang jasa khususnya pada rumah sakit mengharuskan rumah sakit benar-benar memperhatikan terhadap pelayanan kepada pasien.

Pelayanan yang dapat memberikan nilai lebih kepada pasien yaitu pelayanan dengan memperhatikan tingkat harapan dari pasien yang disamakan atau lebih baik dengan kenyataan yang sebenarnya terjadi akan menciptakan kepuasan kepada para pasien. Kepuasan ini pada akhirnya akan menciptakan loyalitas dari pasien kepada rumah sakit.

"CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KELUARGA PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI DI BLITAR"

Permasalahan umum yang sering muncul di sini adalah ada anggapan dari masyarakat bahwa rumah sakit umum terkadang dalam memberikan pelayanan kepada para pasien dirasa kurang dibandingkan dengan rumah sakit lain yang berstatus swasta. Mereka
berfikir dengan menjalani perawatan di rumah sakit umum milik pemerintah mereka harus siap dengan konsekwensi yang ada, yaitu pelayanan yang seadanya. Pemikiran sebagian masyarakat seperti itu harus dihilangkan khususnya oleh Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar. Dengan harapan pemikiran masyarakat tentang rumah sakit umum akan merubah dan mereka akan menganggap bahwa rumah sakit umum dan swasta adalah sama dalam memberikan pelayanan untuk menigkatkan kepuasan kepada para pasiennya.

Oleh karena itu rumah sakit harus berusaha untuk mengukur tingkat kepuasan pasien agar segera mengetahui kualitas pelayanan mana yang membuat pasien merasa puas dan merasa tidak puas.
Sehingga nantinya diharapkan akan berguna untuk melakukan perbaikan dan pembenahan kualitas pelayanan khususnya di Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi di Blitar yang dapat memberikan situasi
win-win solution bagi pihak rumah sakit ataupun pasien.

B. Rumusan Masalah (Contoh Skripsi Manajemen)
Memahami dari uraian diatas maka peneliti dapat menyimpulkan permasalahan-permasalahan yang akan diteliti dan dirangkum dalam rumusan masalah. Adapun rumusan masalah tersebut adalah:
1. Apakah kualitas pelayanan yang terdiri dari Variabel Provessionalism and Skill, Accessibility and Flexibility, Reputation and Credibility berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan keluarga pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah Ngudi Waluyo Wlingi di Blitar?
2. Manakah diantara Variabel kualitas pelayanan (Provessionalism and Skill, Accessibility and Flexibility, Reputation and Credibility) yang berpengaruh dominan secara parsial terhadap kepuasan keluarga pasien rawat inap di Rumah Sakit Daerah Ngudi Waluyo Wlingi di Blitar ?

Selengkapnya terkait CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL SKRIPSI PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KELUARGA PASIEN RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT DAERAH NGUDI WALUYO WLINGI DI BLITAR Dari BAB I sampai BAB5 Penutup Silahkan miliki filenya di sini

CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN SDM (SUMBER DAYA MANUSIA) JUDUL PERAN KARAKTERISTIK INDIVIDU PADA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) Cabang Malang)

Kali ini saya akan memposting CONTOH SKRIPSI MSDM JUDUL PERAN KARAKTERISTIK INDIVIDU PADA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir)  Cabang Malang)


BAB I
PENDAHULUAN

1.1       LATAR BELAKANG SKRIPSI MANAJEMEN SDM
Perusahaan merupakan sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang bisnis baik jasa maupun barang, dimana organisasi ini berorientasi pada keuntungan yang diperoleh. Semakin berkembang suatu perusahaan maka keuntungan yang diperoleh semakin besar. Sehingga peran sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan sangat penting yang dalam hal ini disebut dengan karyawan (tenaga kerja atau pegawai). Kinerja yang dihasilkan karyawan menentukan perkembangan suatu perusahaan. Untuk itulah kinerja dari setiap individu sangat dibutuhkan dalam pengembangan perusahaan.
 Industri jasa telah mendominasi perekonomian hampir semua Negara industri, dan bahkan mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan PDB, lebih dari 50% pekerjaan di Inggris didominasi sektor jasa. Faktor utama yang membedakan perusahaan-perusahaan jasa adalah kualitas pelayanan. Para pelanggan semakin piawai dalam permintaan mereka dan semakin menuntut standar layanan yang lebih tinggi (Arief, 2007:1-179). Untuk itulah, peningkatan efektivitas kinerja karyawan untuk mewujudkan permintaan para pelanggan sangat diperlukan.
Kinerja individu adalah bagaimana seorang pegawai melaksanakan pekerjaannya atau untuk kerjanya. Kinerja pegawai yang meningkat akan turut mempengaruhi / meningkatkan prestasi organisasi tempat pegawai yang bersangkutan bekerja, sehingga tujuan organisasi yang telah ditentukan dapat dicapai (Sedarmayanti, 2009:53). Dimana tujuan-tujuan organisasi telah dirancang untuk bisa bersaing dengan perusahaan jasa yang lain.
Menurut Yuwono, dkk (2005:187), salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah karakteristik karyawan (person characteristic) yang terdiri dari 1) pengetahuan, kemampuan dan keterampilan, 2) sikap dan motivasi. Karena kinerja berkaitan langsung dengan karyawan. Menurut Robbins (1996:10) dalam skripsi Fahmi (2009:46-47), karakteristik individu merupakan perbedaan dari masing-masing sehingga mempengaruhi dalam perilaku kerja. Dengan mengetahui perbedaan karakter individu, para manajer akan dapat menentukan tugas-tugas yang sesuai dengan karakternya sehingga peningkatan kinerja akan dapat dicapai.
PT. TIKI JNE termasuk salah satu perusahaan yang berkompetisi dalam bidang jasa titipan kilat. Bisnis yang terkait dengan kepuasan pelanggan ini harus mampu berkompetisi dengan perusahaan jasa yang lain untuk menumbuhkembangkan bisnisnya. Pelayanan adalah kunci utama untuk menarik pelanggan dalam bisnis jasa. Sehingga kualitas pelayanan tergantung dari kinerja karyawan itu sendiri.

"CONTOH SKRIPSI MSDM JUDUL PERAN KARAKTERISTIK INDIVIDU PADA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir)  Cabang Malang)"

Dalam memenuhi kepuasan pelanggan, PT. TIKI JNE menggunakan sistem real online. Sistem ini membantu para pelanggan untuk melihat status pengiriman barangnya apakah sampai di tempat tujuan atau tidak, barang yang dikirim terjadi kerusakan atau tidak. Dengan adanya sistem real online, karyawan dituntut untuk bekerja seefektif mungkin. Kinerja yang efektif menentukan keberhasilan perusahaan dalam melayani pelanggan karena dalam sistem ini melayani pelanggan dalam pelayanan yang cepat dan tepat. Adanya sistem ini pelanggan bisa mengakses sendiri status pengirimannya melalui internet.
Sistem real online ini juga menghubungkan antar perusahaan-perusahaan cabang yang ada di wilayah seluruh Indonesia dengan perusahaan pusat yang terletak di Jakarta. Status pengiriman yang ada di suatu wilayah dapat dilihat dengan jaringan ini. Untuk itulah dalam hal ini efektivitas kinerja dibutuhkan.
Perusahaan PT. TIKI JNE cabang Malang terdiri dari beberapa bagian yaitu diantaranya bagian cash counter, inbound (pemasukan barang), outbound(pengeluaran barang), customer service, POD (Proof of Delivery), financedan Human Resource. Setiap bagian mempunyai karakter karyawan yang berbeda-beda. Dengan adanya berbagai macam karakter yang berbeda diharapkan mampu melayani pelanggan semaksimal mungkin. Jika karyawan mampu menghasilkan kinerja yang maksimal atau efektif maka keuntungan yang diperoleh perusahaan juga maksimal dan menunjukkan bahwa perusahaan PT. TIKI JNE cabang Malang mampu bersaing dalam bidang jasa titipan kilat. Akan tetapi, seringnya keterlambatan dalam pengiriman barang ke tempat tujuan.
Berdasarkan latar belakang diatas, dalam penelitian penulis mengangkat judul ”Peran Karakteristik Individu Pada Peningkatan Kinerja Karyawan” pada perusahaan PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.

1.2       RUMUSAN MASALAH SKRIPSI MAMANJEMEN SDM
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Bagaimana peran usia (X1) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
2.       Bagaimana peran jenis kelamin (X2) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
3.      Bagaimana peran status kawin (X3) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
4.      Bagaimana peran pendidikan (X4) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
5.      Bagaimana peran masa kerja (X5) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
6.      Bagaimana peran jumlah tanggungan (X6) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
7.      Bagaimana peran kemampuan (X7) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
8.      Bagaimana peran kepribadian (X8) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
9.      Bagaimana peran sikap (X9) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?
10.  Bagaimana peran kepuasan kerja (X10) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang?

1.3       TUJUAN PENELITIAN  SKRIPSI MANAJEMEN SDM
Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui :
1.      Peran usia (X1) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
2.       Peran jenis kelamin (X2) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
3.      Peran status kawin (X3) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
4.      Peran pendidikan (X4) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
5.      Peran masa kerja (X5) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
6.      Peran jumlah tanggungan (X6) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
7.      Peran kemampuan (X7) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
8.      Peran kepribadian (X8) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
9.      Peran sikap (X9) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.

10.  Peran Kepuasan kerja (X10) pada peningkatan kinerja karyawan (Y) pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) cabang Malang.
Selengkapnya terkait CONTOH SKRIPSI MSDM JUDUL PERAN KARAKTERISTIK INDIVIDU PADA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT. TIKI JNE (Jalur Nugraha Ekakurir)  Cabang Malang) Dari Mulai BAB I Sampai BAB 5 Penutup termasuk daftar Pustaka dan Lapiran Silahkan Miliki Filenya di Sini

Contoh Skripsi Manejemen Sumber Daya Manusia MSDM Judul ANALISIS REKRUTMEN TENAGA KERJA (Studi di Koperasi Agro Niaga Indonesia Syari’ah di Dau Malang)

Kali ini saya akan memposting Contoh Skripsi Ekonomi Manejemen Sumber Daya Manusia MSDM Judul ANALISIS REKRUTMEN TENAGA KERJA (Studi di Koperasi Agro Niaga Indonesia Syari’ah di Dau Malang)

Bab I
Pendahuluan

 a.  Latar belakang
            Rekrutmen karyawan-karyawan baru pada sebuah perusahaan atau organisasi merupakan tantangan bagi departemen personalia, kadang-kadang kebutuhan karyawan baru sudah diketahui dengan jelas sebelumnya karena adanya perencanaan sumber daya manusia yang disusun dengan baik, tetapi pada saat yang lain departemen personalia dihadapkan pada permintaan karyawan baru yang mendadak untuk mengisi lowongan secepat mungkin, dalam kondisi seperrti ini pencarian orang-orang (pelamar) merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan secepat mungkin dengan selektif dan efektif.
Sumber daya manusia merupakan sumber daya yang sangat penting bagi perusahaan dan hanya dapat diperoleh melalui upaya-upaya rekrutmen yang baik, bagaimana juga haruslah tersedia informasi yang akurat dan berkelanjutan mengenai kuantitas dan kualitas individu yang akan diperlukan untuk mengisi jabatan yang lowong dalam menjalankan sebagian kegiatan perusahaan.
Kebutuhan mutlak akan sumber daya manusia yang tangguh tidak dapat dipungkiri mengingat menghadapi abad baru ini perusahaan dan organisasi akan menemui suatu bentuk persaingan yang komplek dengan variasi, identitas dan cukupan yang mungkin belum pernah dialami sebelumnya, sehingga orientasinya atau perusahaan membutuhkan orang-orang yang tangguh yang sanggup beradaptasi dengan cepat untuk setiap perubahan yang mungkin terjadi yang sanggup bekerja dengan cara-cara yang baru dan dengan kecakapan.
Sumber daya manusia dalam sebuah organisasi merupakan salah satu faktor yang paling penting dan hanya akan diperoleh melalui upaya
Rekrutmen tenaga kerja yang tepat, disamping itu informasi akurat dan berkelajutan haruslah tersedia mengenai jumlah dan kualifikasi individu yang diperlukan untuk melaksanakan berbagai pekerjaan dalam organisasi (simamora, 1995:165).
Faktor-faktor sumber daya manusia sangat komplek dalam artian bahwa pembahasan ini meliputi rekrutmen, seleksi, analisis tenaga kerja dan sebagainya. Dari serangkaian kegiatan tersebut tidak diragukan lagi bahwa proses rekrutmen tenaga kerja hal yang sangat penting. Kadang-kadang kebutuhan karyawan baru sudah diketahui dengan jelas sebelumnya, karena adanmya perencanaan sumber daya manusia yang disusun dengan baik.
Tahapan proses saat ini sangat penting karena kegiatan rekrutmen karyawan yang tepat akan menghasilkan tenaga kerja dengan kemampuan yang maksimal, dan ini sangat menguntungkan organisasi secara keseluruan.  
 menurut handoko (1999:69) rekrutmen  tenaga kerja (rekrutmen) adalah  proses mencari dan memikat para calon karyawan  yang mampu untuk melamar sebagai karyawan yang dimulai ketika para pelamar dicari dan berakhir bila lamaran-lamaran mereka diserahkan dan menghasilkan sekumpulan pencari kerja yang akan diseleksi. Agar perusahaan lebih mudah untuk menarik sekumpulan besar calon pelamar kerja dan kualifikasi yang baik dan dibutuhkannya proses rekrutmen yang baik.
Manajemen sebagai salah satu instrumen penting dalam pengelolaan organisasi dalam kompensasi apapun profid oriented maupun organisasi nirlaba sekalipun. Kegiatan manajemen mengintegrasikan antara sumber daya yang ada dan diantara sumber daya tersebut mempunyai peranan penting sebagai kekuatan organisasi adalah sumber daya manusia (human resource). Dalam perkembangan ilmu manajemen dewasa ini tidak lagi menganggap sumber daya manusia sebagai faktor yang produksi (pasif) yang dapat dimekanisasikan begitu saja. Berbanding lurus dengan faktor produksi lainnya. Realita mengatakan bahwa manusia sebagai bagian dari organisasi dan manajemen tak lepas dari sifat utuh manusianya yang selalu aktif dan dinamis atas segala kondisi internal maupun eksternal.

"Contoh Skripsi Ekonomi Manejemen Sumber Daya Manusia MSDM Judul ANALISIS REKRUTMEN TENAGA KERJA (Studi di Koperasi Agro Niaga Indonesia Syari’ah di Dau Malang)"

            sumber daya manusia (human resource) adalah aset pokok dalam organisasi apapun, kualitas sumber daya manusia yang dimiliki akan mencerminkan produk apa yang akan dihasilkan dan coba disajikan pada konsumen menjadi nilai tawar tersendiri bagi sumber daya manusia yang siap dan mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tenaga kerja atau sumber daya manusia seperti apa yang sesuai untuk melaksanakan job yang ada dalam organisasi tersebut, akan menjadi sebuah dilema nantinya bagi oraganisasi tersebut jika nantinya manajemen sumber daya manusia tidak mampu menyediakan sumber daya manusia yang handal dan mampuni dibidangnya.
            individu muslim yang baik adalah mereka yang memperhatikan faktor dunia dan akhirat secara seimbang. Penyeimbangan aspek dunia dan akhirat tersebut merupakan karakteristik unit yang terdapat dalam sistem ekonomi islam.
            pengambilan koperasi agro niaga indonesia syari’ah sebagai lokasi penelitian adalah mengingat potensi tersebut yang cukup besar dengan wilayah yang cukup luas, semakin berkembangnya unit usaha yang ada dan semakin bertambahnya nasabah merupakan salah satu buktinya, potensi tersebut jika tidak didukung oleh tenaga kerja yang berkualitas tentunya tidak akan dapat dimanfaatkan secara maksimal agar sebuah perusahaan dapat beroperasi secara efektif dan efisien maka perlu adanya manajemen yang baik terutama yang berkaitan baik secara langsung atau tidak langsung dengan personalia atau tenaga kerja. Proses rekrutmen merupakan tahapan yang paling awal dalam manajemen personalia, sehingga kalau diabaikan dan menggangu kinerja perusahaan tentunya akan sangat berpengaruh pada elemen-elemen perusahaan lainnya. 
            koperasi agro niaga indonesia syari’ah merupakan koperasi yang memiliki basis koperasi syari'ah dan para karyawan merupakan cerminan  bagaimana tingkah laku atau batasan yang sesuai dengan kriteria-kriteria dalam ekonomi islam mengingat koperasi agroniaga indonesia merupakan koperasi syari'ah. Dengan latar belakang yang seperti diatas maka penulis memberi judul “analisis rekrutmen tenaga kerja (studi di koperasi agro niaga indonesia syari’ah di dau malang).

B. Rumusan masalah
  1. Bagaimana proses  rekrutmen yang diterapkan oleh koperasi agro niaga indonesia syari’ah?
  2. Bagaimana rekrutmen tenaga kerja yang diterapkan oleh koperasi agro niaga indonesia syari’ah dalam prespektif ekonomi islam?

C. Tujuan penelitian
  1. Untuk mengetahui proses rekrutmen  tenaga kerja yang diterapkan selama ini.
  2. Untuk mengetahui proses rekrutmen tenaga kerja yang ada di koperasi agro niaga indonesia  dalam prespektif ekonomi islam.
D.  Batasan masalah
            dalam penelitian ini peneliti memberi batasan masalah, agar pembahasan dalam penelitian ini tidak terlulu meluas adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah terletak pada tingkat proses dalam rekrutmen tenaga kerja.

E. Manfaat penelitian
  1. Bagi peneliti
Untuk memperoleh penambahan wawasan dan pengetahuan tentang analisis rekrutmen  tenaga kerja.
  1. Bagi pihak fakultas ekonomi
Sebagai konstribusi positif untuk pengembangan  dan kemajuan wawasan keilmuan pada masa yang akan datang
  1. Bagi koperasi agro niaga indonesia syari’ah
Dari penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan informasi dalam rangka mengatasi masalah yang dihadapi perusahaan dan juga sebagai konsep baru dalam proses perekrutan tenaga kerja yang baru.

Selengkapnya Terkait Contoh Skripsi Ekonomi Manejemen Sumber Daya Manusia MSDM Judul ANALISIS REKRUTMEN TENAGA KERJA (Studi di Koperasi Agro Niaga Indonesia Syari’ah di Dau Malang) Dari BAB I Sampai BAB 5 Penutup Termasuk Daftar Pustaka bisa Dapatkan File Skripsi Di Sini

Contoh Skripsi Manajemen SDM Judul PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP PENINGKATAN SEMANGAT KERJA KARYAWAN (Pada Koperasi Argo Niaga (KAN) Jaya Abadi Unggul Jabung Malang)

Contoh Skripsi Manajemen SDM Judul PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP PENINGKATAN SEMANGAT KERJA KARYAWAN (Pada Koperasi Argo Niaga (KAN) Jaya Abadi Unggul Jabung Malang)

PENDAHULUAN
1.4 Latar Belakang Masalah

Selama beberapa puluh tahun terakhir ini terdapat banyak perubahan dalam struktur masyarakat, masyarakat yang semula terdiri dari perorangan atau bekerja untuk mereka sendiri. Kini terdiri dari
berbagai macam organisasi perusahaan seperti:
pabrik-pabrik, departemen pemerintahan, hotel-hotel, bank-bank, koperasi-koperasi dan lain sebagainya. Banyaknya perusahaan-perusahanan yang bermunculan menyebabkan terjadinya persaingan antar perusahaan yang satu dengan yang lainnya. Persaingan ini terjadi karena banyaknya pilihan konsumen untuk menentukan produk atau jasa dari perusahaan mana yang akan mereka pakai dan mampu memberikan kepuasan bagi konsumen. Seperti yang diutarakan Kotler (1999:298) ”Kepuasan pelanggan adalah sejauh mana kinerja yang diberikan oleh sebuah produk sepadan dengan
harapan pembeli”. Jadi kepuasan pelanggan adalah elemen yang paling direspon pelanggan dalam tahap evaluasi ketidak sesuaian yang dirasakan antara harapan sebelumnya.

Oleh karena kebutuhan itulah perusahaan harus menciptakan, memberikan inovasi baru atau pun meningkatkan kualitas produk atau jasa sesuai dengan keinginan dan kebutuhan agar konsumen tetap
menggunakan produk atau jasa tersebut, karena jika tidak sesuai dengan harapan, lambat laun konsumen akan beralih ke produk atau jasa lain yang dirasa sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Bila itu terjadi, maka perusahaan sedikit demi sedikit akan kehilangan konsumen (terutama pelanggan) dan pemasukan perusahaan pun akan semakin berkurang, sehingga dapat menyebabkan perusahaan tidak mampu untuk terus berproduksi disebabkan keterbatasan dana.

Dalam hal ini peran kepemimpinan dalam perusahaan sangat penting, dimana kepemimpinan adalah masalah relasi dan pengaruh antara pemimpin dan yang dipimpin. Seperti yang diungkapkan
Mufarrihah dalam Said (2007:283) ”Kepemimpinan adalah proses mendorong dan membantu orang lain untuk bekerja dengan antusias dalam mencapai tujuan”. Kepemimpinan merupakan kekuatan aspirasional, kekuatan semangat, dan kekuatan moral yang kreatif yang mampu mempengaruhi
anggota untuk mengubah sikap, sehingga mereka menjadi konfrom dengan keinginan pemimpin. dengan demikian terdapat kesukarelaan bawahan terhadap pemimpin, khususnya dalam usaha mencapai tujuan bersama dan juga pada proses pemecahan masalah yang harus dihadapi secara bersama tanpa adanya pemaksaan, pendesakan, penekanan, atau pun ancaman. Jadi kepemimpinan muncul dan berkembang sebagai hasil dari interaksi otomatis diantara pemimpin dan individu- individu yang dipimpin.
Selain kepemimpinan, karyawan sebagai bawahan adalah sumber daya manusia yang tidak kalah pentingnya dalam pencapaian tujuan organisasi perusahaan karena karyawanlah yang menggerakan maju mundurnya suatu perusahaan. Seperti yang dikatakan Hasibuan (2002:27)
”Karyawan adalah aset perusahaan yang menjadi perencana dan pelaku aktif dari setiap aktivitas organisasi”. 
Saat ini daya saing sangat dipengaruhi oleh sumber daya manusia yang dimiliki dan juga berhasil tidaknya suatu perusahaan tergantung dari karyawan atau personil yang ada dalam perusahaan tersebut. Jadi kualitas dan kuantitas karyawan harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan, supaya efektif dan efesien menujang tercapainya tujuan (Hasibuan, 2002:27). Pada hakikatnya karyawan sebagai bawahanlah yang dapat menciptakan atau mengkreasikan pengetahuan yang bermuara kepada munculnya inovasi-inovasi tinggi sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen.
Namun perlu disadari bahwa kemampuan karyawan untuk mengkreasikan pengetahuan tidak dengan serta merta dapat dengan mudah tercipta mana kala mereka tidak diberi kondisi yang dapat  mendukung aktivitas mereka. Dan apabila perusahaan kurang berhati- hati dalam menanganinya akan menimbulkan dampak yang dapat menganggu kelancaran produksi, salah satunya yang dapat mendorong kayawan beraktivitas dan mengkreasikan pengetahuan adalah semangat kerja. Seperti ungkapkan Siswanto (2005:282) ”Semangat kerja adalah suatu kondisi rohaniah, atau perilaku individu tenaga kerja dalam kelompok-kelompok yang menimbulkan kesenangan dalam diri tenaga
kerja untuk bekerja dengan giat dan konsekuen dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan perusahaan”.

Koperasi Argo Niaga (KAN) Jaya Abadi Unggul adalah salah satu koperasi yang mengalami kemajuan yang sangat besar dengan anggota dan karyawannya mampu menggerakan perputaran ekonomi tidak kurang dari 20 milyar pertahun. Hal ini tidak secara langsung menjadikan koperasi ini sukses, dimana faktor kepemimpinan manajer (KAN) Jabung lah yang mampu menumbuhkan semangat dalam diri bawahan untuk bekerja sama sehingga dapat tercapainya tujuan bersama (KAN Jabung 2008).

Pada saat ini koperasi-koperasi baru bermunculan memberikan banyak sekali, baik pilihan maupun inovasi-inovasi baru yang dapat menjadi pesaing bagi koperasi Argo Niaga Jaya Abadi Unggul sendiri. Dan untuk dapat terus mempertahan kesuksesan tersebut perlu dijaga serta dipertahankannya kesinambungan yang ada antara pimpinan (Manajer) dan bawahan, dimana dengan adanya kesinambungan tersebut maka tercipta kepemimpinan yang berpengaruh terhadap peningkatan
semangat kerja karyawan. Adanya semangat kerja karyawan dapat membawa kemajuan dan kemunduran koperasi, karena terdapat kecendrungan hubungan langsung antara produktivitas dengan semangat kerja, seperti yang diutarakan Kossen (1983:227) ”Apabila semangat tinggi maka  produktivitas tinggi sebaliknya apabila semangat buruk maka produktivitas akan menurun”. Oleh sebab itu penting adanya pemimpin dengan gaya kepemimpinan yang berfungsi sebagai pemandu, menuntun, membimbing membangun serta memberi semangat dalam menjalankan tugas sehingga bawahan dapat melaksanakan tanpa beban dan hasil yang diinginkan dapat dicapai secara lebih efesien dan efektif. 
Berdasarkan latar belakang di atas peneliti mengangkat permasalahan tersebut dalam penyusunan skripsi yang berjudul Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional Terhadap Peningkatan Semangat Kerja Karyawan pada Koperasi Argo Niaga (KAN) Jaya Abadi Unggul Jabung Malang.

1.4 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas beberapa permasalah pokok yang dapat dirumuskan adalah
1. Apakah gaya kepemimpinan situasional berpengaruh signifikan secara simultan terhadap peningkatan semangat kerja karyawan pada Koperasi Argo Niaga (KAN) Jaya Abadi Unggul Jabung
Malang.
2. Apakah gaya kepemimpinan situasional berpengaruh signifikan secara parsial terhadap peningkatan semangat kerja pada Koperasi Argo Niaga (KAN) Jaya Abadi Unggul Jabung Malang.
3. Variabel gayakepemimpinan situasional manakah yang berpengaruh dominan terhadap peningkatan semangat kerja pada Koperasi Argo Niaga (KAN) Jaya Abadi Unggul Jabung Malang.

Selengkapnya terkait Contoh Skripsi Manajemen SDM Judul PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL TERHADAP PENINGKATAN SEMANGAT KERJA KARYAWAN (Pada Koperasi Argo Niaga (KAN) Jaya Abadi Unggul Jabung Malang) SIlahkan kunjungi di sini

Contoh Skripsi Ekonomi Manajemen Keuangan Judul Analisis Kelayakan Investasi Guna Meningkatkan Kualitas Jasa pada Taman Wisata Pemandian Wendit di Kabupaten Malang

Kembali lagi saya akan memposting Contoh Skripsi Ekonomi Manajemen Keuangan Judul Analisis Kelayakan Investasi Guna Meningkatkan Kualitas Jasa pada Taman Wisata Pemandian Wendit di Kabupaten Malang


BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang

Krisis moneter yang melanda Indonesia di pertengahan tahun 1997 telah membawa dampak negatif yang sangat terasa terhadap kegiatan perekonomian  Negara Indonesia. Seluruh aspek perekonomian negara Indonesia terkena dampak tersebut, termasuk aspek infrastruktur baik pusat maupun daerah yang ada di Indonesia.
Salah satu dampak tersebut adalah keterbatasan dana atau anggaran  APBN dan APBD yang disediakan pemerintah untuk pembiayaan infrastruktur baik pusat maupun daerah. Seperti yang diungkapkan oleh Raden Pardede selaku ketua tim pembiayaan infrastruktur dimasa pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono bahwa untuk membangun infrastruktur yang diprioritaskan untuk tahun 2006 - 2010, diperlukan dana sebesar Rp 200 Triliun. Dari jumlah tersebut ternyata pemerintah hanya mampu menyediakan dana anggaran sebesar 20% atau sekitar 40 Triliun.
Sedangkan menurut Deputi Menko perekonomian bidang infrastruktur (Suyono Dikun) dalam jumpa pers infrastruktur Summits II di Hotel Borobudur, Jakarta, selasa 4 /7/2006 "bahwa pembiayaan proyek infrastruktur tiap tahun mengalami kekurangan dana Rp.163,5 Triliun, Tambahnya bahwa jumlah tersebut sulit dipenuhi karena ruang APBN yang sangat kecil akibat tergerus oleh pembiayaan untuk bencana alam, anggaran pendidikan dan anggaran lainnya, juga jumlah presentase anggaran pembiayaan infrastruktur terhadap Produk Domestic Bruto (PDB) dari tahun ketahun semakin mengecil.
Sebelum krisis angkanya mencapai 5,5 % sampai 6% dari PDB, sementara ditahun 2006 angka tersebut diperkirakan turun drastis menjadi 2% dari PDB. Dengan infrastruktur summits II, pemerintah mengharap bisa menggandeng pihak asing maupun swasta untuk membiayai sejumlah proyek yang termasuk infrastruktur daerah, pembiayaan tersebut dapat berupa penerbitan saham dll.
Adanya otonomi daerah yang telah ditetapkan oleh kesepakatan pemerintah ternyata membuat pemerintah daerah untuk mencari alternatif bagaimana mencukupi kebutuhan yang diperlukan oleh daerahnya serta bagaimana infrastruktur daerah dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah.
Ditambah lagi dengan persaingan di era globalisasi dan iklim ekonomi yang semakin kurang menentu yang telah memaksa sebagian pengusaha untuk memusatkan perhatian yang ditujukan guna mempertahankan dan meningkatkan peluang pasar.
Hal ini berarti bahwa  dalam iklim globalisasi ekonomi tersebut seorang pengusaha harus dapat menciptakan competitive advantage atau keunggulan daya saing dalam perdagangan, melalui peningkatan kualitas dan produktivitas barang dan jasa. (H. Soewarso, 2004: 52)
Dalam meningkatkan kualitas jasa, maka pemerintah daerah harus selektif dalam memilih infrastruktur yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan dibudidayakan sehingga mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah. Infrastruktur tersebut misalnya adalah taman wisata.
Demikian halnya dengan taman wisata, taman wisata merupakan salah satu asset daerah dalam bidang produksi jasa. Oleh karena itu perusahaan tersebut harus selalu mengadakan perubahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Taman wisata ini bila diolah dengan profesional dapat dipastikan mampu memberikan kontribusi terhadap daerahnya. Maka dari itu pemerintah melakukan berbagai usaha untuk mengembangkan taman wisata (infrastruktur daerah).
Begitu pula taman wisata pemandian Wendit yang terletak di Desa  Mangliaman, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Disamping memiliki panorama alam yang indah, memiliki khas (hewan kera), letaknya yang mudah dijangkau oleh seluruh pengunjung karena berada didepan bandara Abdur Rahman Saleh, sangat mendukung wisata pemandian Wendit ini untuk lebih dikembangkan potensinya dalam meningkatkan kualitas produksinya.
Taman wisata pemandian Wendit ini cukup dikenal dan selalu dikunjungi oleh berbagai masyarakat yang ada di Malang, luar Malang dan bahkan para wisatawan dari luar negeri, akan tetapi tidak semua  pengunjung puas akan fasilitas yang ada ditaman wisata pemandian Wendit. Hal ini dapat dilihat dari data yang disampaikan oleh pihak pengelola taman wisata pemandian Wendit (P.D. Jasa Yasa) tentang penurunan jumlah pengunjung dari tahun 2001 ke tahun 2006, dan adanya rencana pemerintah untuk mengembangkan fasilitas yang ada serta adanya rencana perbaikan bangunan yang ada ditaman wisata pemandian Wendit Malang.
Dari latar belakang diatas, maka peneliti ingin meneliti kelayakan investasi guna mengembangkan kualitas wisata pemandian Wendit yang terletak di Desa Mangliaman Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dengan diterbitkannya investasi diharapkan taman wisata pemandian Wendit mampu meningkatkan kualitas yang sesuai dengan harapan para pengunjung sehingga hal ini dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang datang dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Rumusan Masalah
Adanya keterbatasan dana APBD dan adanya tuntutan untuk selalu mengembangkan wilayah kabupaten malang karena adanya otonomi daerah serta didukungnya potensi alam yang dimiliki taman wisata pemandian wendit Malang menjadikan alasan tersendiri bahwa wendit harus dikembangkan kualitasnya dengan mengeluarkan proyek investasi.
Dari permasalahan tersebut diatas maka muncul rumusan masalah seperti dibawah ini yaitu:

Apakah rencana investasi Taman Wisata Pemandian Wendit Malang layak untuk dilaksanakan? 

selengkapnya terkait Contoh Skripsi Ekonomi Manajemen Keuangan Judul Analisis Kelayakan Investasi Guna Meningkatkan Kualitas Jasa pada Taman Wisata Pemandian Wendit di Kabupaten Malang Dari mulai BAB I hingga BAB 5 Penutup termasuk daftar pustaka silahkan masuk contoh skripsi di sini

CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL : ANALISIS PENGARUH REKOMENDASI TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN (Studi pada AHASS 0003 Malang Honda Center PT. Mitra Pinasthika Mustika Malang)

Kali ini kembali lagi saya akan mencoba memposting koleksi skrispsi dari folder laptop saya terkati CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL : ANALISIS PENGARUH REKOMENDASI TERHADAP  LOYALITAS KONSUMEN (Studi pada AHASS 0003 Malang Honda Center  PT. Mitra Pinasthika Mustika Malang)

BAB I
PENDAHULUAN
A.        Latar Belakang
            Transportasi memegang peranan yang penting dalam kehidupan setiap orang. Transportasi yang praktis, irit, dan aman atau safety adalah keinginan setiap orang pada saat ini. Dimana setiap orang ingin dapat sampai ke tempat tujuannya dengan tepat dan aman, tanpa terjebak dengan kemacetan lalu lintas. Untuk memenuhi keinginan tersebut setiap orang menggunakan sarana transportasi sepeda motor. Akibatnya tidak heran kalau jumlah penjualan sepeda motor dari tahun ke tahun terus meningkat.     
Dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa, Indonesia merupakan pangsa pasar yang potensial bagi penjualan sepeda motor. Sehingga Indonesia menjadi sasaran pusat produksi dan pemasaran sepeda motor, apalagi hampir semua komponen sepeda motor sudah bisa diproduksi sendiri. Setiap tiga detik, kini sudah bisa dihasilkan sebuah sepeda motor. Merek-merek motor ternama sudah memiliki pabrik di Indonesia (Gunawan dalam Kompas, 13 November 2006).

 
Sehingga persaingan dari merek Honda dengan yang lain, mengharuskan Honda untuk melakukan diversifikasi produknya, yang salah satunya berupa basis layanan purna jual (H1, yaitu program garansi,

info AHASS, dan ketersediaan spare part). Hal ini bertujuan selain meningkatakan aspek bisnis, juga untuk melakukan layanan purna jual yang diharapkan berdampak pada aspek loyalitas.
            Di dalam layanan purna jual tersebut dilaksanakan pula pemberian informasi tentang hak konsumen mengenai garansi sepeda motor Honda untuk mesin selama tiga tahun dan peraturan-peraturan yang lain serta informasi tentang lokasi-lokasi pelayanan service  di AHASS yang tersebar di seluruh Indonesia, yang dikemas dalam bentuk kampanye pemasaran. Perusahaan memanfaatkan orang lain yaitu para pemasar jaringan yang bergabung sebagai anggota, untuk berbicara tentang kelebihan, manfaat, serta kebaikan produk dan jasa yang dipasarkan (Legawa, 2005: 22). Rekomendasi itu diberikan agar konsumen merasa diperhatikan yang akhirnya diharapkan loyal terhadap perusahaan.
            Rekomendasi merupakan proses rasional dimana para analis memproduksi informasi dan argumen-argumen yang beralasan tentang solusi-solusi yang potensial (kuat) dari masalah-masalah publik (Anharudin, dalam www.nakertrans.go.id). Rekomendasi juga dilakukan antar sesama pelanggan. Pelanggan seringkali terlibat dalam penyampaian jasa dan kemudian menginformasikan kepada pelanggan potensial lain tentang pengalaman mereka (Payne, 1993: 201). Hal ini dapat kita lihat ketika seorang akan mencari dokter, hotel, rumah sakit, pengacara, konsultan manajemen, agen asuransi, arsitek dan sebagainya.
            Mereka atau pelanggan ini akan dengan senang hati memberikan usulan mengenai penyedia jasa dan memang beberapa bisnis khususnya dimantapkan untuk menawarkan jasa semacam itu. Disamping itu rekomendasi independen dari para pelanggan tentang produk, jasa, dan citra suatu perusahaan lebih dipercaya oleh para calon pembeli atau para calon anggota baru bila dibandingkan dengan rekomendasi yang dibuat sendiri oleh perusahaan yang bersangkutan (Legawa, 2005: 30). Payne (1993: 201) juga mengatakan hal yang serupa bahwa apabila orang menjadi penyampai jasa, rekomendasi personal seringkali merupakan sumber informasi yang disukai. Sebab, sifat manusia yang suka mencari informasi dan kemudian membaginya kepada orang lain. Disamping itu apabila orang menjadi penyampai jasa, rekomendasi personal seringkali merupakan sumber informasi yang disukai.
            Tahun 2006 minyak goreng Bimoli memperoleh peringkat pertama dalam Indonesian Customer Loyality Index(ICLI) pada kategori produk minyak goreng kemasan (branded), dengan mendapat nilai tertinggi loyalty index 86,5 dan referral (seberapa besar upaya konsumen merekomendasikan merek produk yang digunakan kepada orang lain) index 52,6. Dengan prestasi ini, pangsa pasar Bimoli mencapai 40,2% dengan mengacu pada data lembaga riset MARS 2005 (Rahayu dan Mohammad dalam SWA 06/XXII, 23 Maret - 5 April 2006).
            Dari fakta di atas dapat diketahui bahwa peran rekomendasi penting dan berpengaruh terhadap peningkatan loyalitas konsumen. Dunn (2003: 429) memberikan kriteria untuk membuat rekomendasi kebijakan. Kriteria tersebut terdiri dari enam tipe utama yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan kelayakan.  
Efektivitas berkenaan dengan apakah suatu alternatif mencapai hasil yang diharapkan (Nugroho D, 2007: 24).  Suatu alternatif rekomendasi harus dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap pencapaian tujuan perusahaan. Oleh sebab itu rekomendasi harus dikelola secara efektif. Jika rekomendasi efektif maka kontribusinya akan semakin besar dan semakin efektif pula program atau kegiatan perusahaan, yang akhirnya tujuan akan tercapai (spending wisely) (Mahmudi, 2005: 92). Efektivitas dapat dilihat dari layanan suatu perusahaan yang dilakukan para pekerjanya (Simatupang dan Akib, 2007: 37), yaitu dalam hal kemampuan pekerja, kecepatan dalam memberikan pelayanan, dan kelengkapan peralatan yang digunakan.
Efisiensi terkait dengan hubungan antara output  berupa barang atau pelayanan yang dihasilkan dengan sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan output tersebut (Mahmudi, 2005: 91). Rekomendasi sebagai salah satu sumber daya perusahaan dapat dikatakan efisien apabila mempu menghasilkan output tertentu dengan input (berupa biaya standar yang dikeluarkan) serendah-rendahnya, atau dengan inputtertentu mampu menghasilkan output sebesar-besarnya (spending well) (Mahmudi, 2005: 91). Efisiensi dapat ditunjukkan melalui bagaimana kinerja perusahaan dalam memberikan pelayanannya (www.damandiri.or.id) dan (Laurensius, 2005: 45), yaitu mengenai biaya administrasi, waktu dalam proses penyelesaian pekerjaan dan kondisi hasil barang yang telah diperbaiki.
Kecukupan berkenaan dengan seberapa jauh suatu tingkat efektivitas memuaskan kebutuhan, nilai, atau kesempatan yang menumbuhkan adanya masalah  (Nugroho D, 2007: 25). Rekomendasi yang dilakukan dalam suatu layanan harus sesuai dengan kebutuhan, nilai atau kesempatan, agar dapat memenuhi kriteria kecukupannya. Sehingga rekomendasi dapat memaksimalkan layanan yang diberikan dan meminimalkan tingkat kesalahan yang terjadi. Pemenuhan  kebutuhan konsumen akan kualitas jasa yang diberikan perusahaan (Mahmudi, 2005: 29), dapat dilihat melalui bagaimana kemudahan dalam penggunaan atau pengaksesan jasa, kebersihan dan kerapian jasa yang diberikan dan ketersediaan fasilitas pada saat dibutuhkan.                             
Perataan (equity) adalah suatu kriteria untuk menseleksi sejumlah alternatif untuk dijadikan rekomendasi yang didasarkan pada pertimbangan apakah alternatif yang direkomendasikan tersebut menghasilkan lebih banyak distribusi yang adil atau wajar terhadap resources yang ada dalam masyarakat (Mahmudi, 2005: 73). Rekomendasi bisa terdistribusi dengan adil bila diberikan tepat pada konsumen sesuai dengan kebutuhan dan peran sertanya bagi kemajuan perusahaan. Ketepatan dan kesesuaian dengan kebutuhan konsumen dapat diidentifiksi melalui kesesuaian (fit) layanan yang diberikan perusahaan (Mahmudi, 2005: 73-74), yaitu dalam hal kesesuaian layanan dengan kebutuhan konsumen dan kemampuan sumber daya (peralatan) dalam memberikan pelayanan.     
Responsivitas berkenaan dengan seberapa jauh suatu kebijakan melalui suatu rekomendasi dapat memuaskan kebutuhan, preferensi atau nilai-nilai kelompok masyarakat atau konsumen. Responsivitas sangat diperlukan dalam pelayanan suatu perusahaan karena merupakan bukti kemampuan perusahaan untuk mengenali kebutuhan masyarakat, menyusun agenda dan prioritas  serta mengembangkan program pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat (Dilulio, dalam Dwiyanto dkk, 2006: 62). Untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam mengenali kebutuhan masyarakat, menyusun agenda dan prioritas  serta mengembangkan program pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat dapat dilihat dari sikap (suatu evaluasi kognitif / kesadaran, perasaan emosional / afektif, dan kecenderungan tindakan seseorang terhadap suatu obyek / konatif) perusahaan (Dwiyanto dkk, 2006: 63), dalam hal sikap perusahaan dalam merespon keluhan, penggunaan keluhan sebagai referensi bagi perbaikan penyelenggaraan pelayanan dan tindakan perusahaan untuk memberikan kepuasan pelayanan.
Kelayakan (appropriateness) adalah kriteria yang dipakai untuk menseleksi sejumlah alternatif untuk dijadikan rekomendasi dengan menilai apakah hasil dari alternatif yang direkomendasikan tersebut merupakan pilihan tujuan yang layak (Nugroho, 2007: 25). Kelayakan rekomendasi terkait dengan alternatif atau solusi yang diberikan apakah tepat untuk semua konsumen yang mempunyai kepentingan dan kebutuhan yang bermacam-macam. Kelayakan rekomendasi ini dapat dilihat dari hasil pelayanan perusahaan (Nugroho D, 2007: 27) dan (Mahmudi, 2005: 29), dalam hal estetika layanan dan keamanan dan kenyamanan pelayanan. 
            Rekomendasi dapat disampaikan salah satunya melalui tiap-tiap pertemuan atau kontak yang terjadi antara petugas dan konsumen atau dapat disebut juga sebagai moment of truth. Pada saat itu konsumen “benar-benar” harus mendapatkan kepuasan dari hasil layanan para people of the service company (Kartajaya, 2006: 149). Layanan yang diberikan itu merupakan satu-satunya jalan agar perusahaan dapat mempertahankan konsumennya yang setia (loyal), karena mereka merupakan aset yang berharga yang mendukung kesuksesan perusahaan (Barata, 2003: 22).           
            Loyalitas dapat didefinisikan berdasarkan perilaku membeli dari pelanggan yang loyal. Pelanggan yang loyal adalah orang yang melakukan pembelian berulang secara teratur, membeli antarlini produk, produk dan jasa, mereferensikan kepada orang lain, dan menunjukkan kekebalan terhadap tarikan dari pesaing (Griffin, 2003: 31). 
Diantara bentuk layanan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan kendaraan bermotor adalah dengan memberikan kemudahan untuk menjangkau jaringan, melakukan perawatan (perbaikan), dan pelayanan purna jual (after sales). Untuk merealisasikan layanan seperti ini, Honda berupaya memberikan layanan terbaik dengan cara memperbanyak jaringan penjualan atau dealer  (H1), layanan bengkel (servis AHASS atau H2), purna jual dan spareparts (komponen atau H3). Kehadiran beragam layanan ini diharapkan akan semakin memudahkan Honda dalam melayani konsumennya, dan konsumen pun merasa nyaman dengan beragam fasilitas yang disediakan Honda tersebut.
            Satu hal yang sangat penting bagi konsumen dari berbagai macam layanan tersebut adalah layanan bengkel. Dulu, bengkel sangat identik dengan kotor, dipenuhi sisa oli bekas dan lain sebagainya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, saat ini bengkel-bengkel yang dimiliki Honda (AHASS) terus berbenah dan semakin baik. Tidak saja dari segi layanan perbaikan, tetapi juga tempat atau ruang tunggu pelanggan saat kendaraannya diservis atau diperbaiki. Sehingga AHASS memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kini dikenal dengan sebutan bengkel hijau yang ramah lingkungan. Bengkel hijau atau ramah lingkungan adalah bengkel yang bebas dari pencemaran, baik limbah B3, polusi udara, kebisingan suara dan lain sebagainya.
            Jika suatu saat pemilik sepeda motor Honda ingin melakukan perawatan atau perbaikan (servis) ke bengkel Honda melalui jaringan AHASS, maka di bengkel bersangkutan tertulis Lima Hijau (5 Hijau), yaitu hijau lingkungan (lokasi), hijau hasil kerja, hijau pakaian (bersih), hijau ruangan kerja dan hijau ruang tunggu pelanggan. Konsep bengkel resmi Honda (AHASS) telah menerapkan konsep K3, yaitu kebersihan, kenyamanan dan keamanan. Bengkel-bengkel Honda (AHASS) dibuat melalui konsep AMDAL (Analisa Mutu dan Pengendalian Lingkungan) dan bebas dari pencemaran lingkungan (oil trap). Oli bekas tidak langsung dibuang ke selokan atau lainnya, tetapi dibuang ke penampungan khusus. Sehingga oli tersebut tidak tercecer kemana-mana. Sekitar 80 persen bengkel Honda (AHASS) sudah memiliki pembuangan limbah yang baik (Syahroni dalam www.kaltengpos.com).
AHASS (Authorized Honda Service Station), adalah salah satu jaringan pemeliharaan yang merupakan bagian dari AHM yang salah satu tugasnya adalah sebagai layanan purna jual, yang melakukan servis atas setiap keluhan konsumen yang menggunakan sepeda motor Honda. Dengan menservis sepeda motor di AHASS konsumen akan mendapat pelayanan terbaik sesuai standar dari Honda.
Astra Honda Motor (AHM) juga menambah satu departemen untuk menangani masalah kepuasaan pelanggan, yaitu departemen HC3 (Honda Customer Care Center) yang juga menyediakan layanan telepon bebas pulsa (0800 11 46632).
Selain itu setiap bengkel resmi Honda (AHASS) ditunjang oleh para mekanik yang merupakan tenaga terampil dan terdidik yang telah menjalani pelatihan mekanik tingkat I, II dan III, maupun manajemen serta menggunakan peralatan, perlengkapan teknis dan administrasi standar Astra Honda Motor, dengan demikian konsumen akan mendapat pendidikan (customer education) bagaimana cara merawat sepeda motor Honda secara berkala yang baik dan benar agar sepeda motor Honda tetap awet, nyaman dan aman bagi pengendara (www.cdn.co.id).
Akan tetapi, meskipun AHASS memberikan pelayanan yang profesional seperti itu, tidak semua konsumen mengikuti isi rekomendasi itu, sehingga mereka tidak selalu menservis sepeda motornya pada AHASS. Mereka hanya menservis sepeda motornya selama garansinya masih berlaku. Selanjutnya, setelah itu mereka menservis sepeda motornya pada bengkel umum atau tidak resmi yang tersebar dimana-mana, bahkan ada yang di perbaiki sendiri, jika kerusakan sepeda motornya tidak terlalu parah.
            Selain agar para konsumen selalu memperbaiki atau menservis sepeda motornya pada bengkel resmi tersebut, meskipun garansinya sudah habis, rekomendasi tersebut berfungsi juga sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan loyalitas konsumen pada Honda. Sebab  loyalitas dapat dilihat dari aktivitas konsumen dalam melakukan pemakaian atau pembelian berulang secara teratur terhadap produk dan jasa, serta  menunjukkan kekebalan terhadap tarikan dari pesaing (Griffin, 2003: 31).  Jika loyalitas konsumen itu meningkat maka profit yang didapat juga semakin bertambah besar.
Berdasarkan uraian diatas dan melihat betapa pentingnya rekomendasi yang baik dalam rangka meningkatkan loyalitas konsumen. Maka penelitian ini mengambil judul ”Analisis Pengaruh Rekomendasi Terhadap Loyalitas Konsumen (Studi Pada AHASS 0003 Malang Honda Center PT. Mitra Pinasthika Mustika Malang)”.  
Rumusan Masalah

            Atas dasar rumusan masalah tersebut, maka dapat diidentifikasikan masalahnya sebagai berikut:
Apakah terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan dari kriteria rekomendasi yang terdiri dari efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan kelayakan terhadap loyalitas konsumen.

Apakah terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial dari kriteria rekomendasi yang terdiri dari efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan kelayakan terhadap loyalitas konsumen.

Selengkapnya terkati CONTOH SKRIPSI MANAJEMEN PEMASARAN JUDUL : ANALISIS PENGARUH REKOMENDASI TERHADAP  LOYALITAS KONSUMEN (Studi pada AHASS 0003 Malang Honda Center  PT. Mitra Pinasthika Mustika Malang) Dari Mulai BAB I hingga BAB 5 termasuk daftar pustaka, silahkan cek di sini
 
Atas